Hipnoterapi, Permanen Atau Sementara???

“Apakah hasil Hipnoterapi itu permanen atau sementara? Soalnya saya dengar jadinya cuma sementara”

Banyak sekali teman-teman saya ataupun mungkin anda juga bertanya-tanya mengenai hal ini.  Melalui artikel ini, saya akan coba untuk menjelaskan bagaimana mekanismenya. Tetapi sebelumnya izinkan saya menjawab pertanyaan di atas terlebih dahulu.
Dengan sangat yakin, saya sanggup bilang bila Hasil Hipnoterapi itu “Permanen” asalkan tidak ada aktivitas lain yang menumpuki/menggantikannya atau dalam bahasa computer: Tidak ada aktivitas lain yang meng-overwrite aktivitas tersebut.
Oke, kini mari kita lihat suatu masalah tertentu. Hal ini pernah saya alami sendiri saat menterapi seorang klien yang phobia kucing.

Sebelum diterapi: Ketika bertemu kucing, muncul perasaan takut. Sehingga klien selalu ingin lari menjauh.
Setelah diterapi: Walaupun ada kucing di sampingnya, klien biasa saja.
Jadi di sini sehabis diterapi, “Virus Phobia Kucing” yang ada di dalam pikiran klien telah hilang, sehingga saat bertemu kucing, klien tidak merasa takut sama sekali.
Tetapi sehabis beberapa minggu, Klien tersebut mengalami “Phobia Kucing” lagi. Ternyata, saat beliau sedang jalan di sekolahnya, di sebelah kanannya ada kucing di dalam tong sampah dan beliau tidak mengetahui hal tersebut. Ketika beliau melewati tong sampah tersebut, si kucing kaget dan melompat keluar. Klien saya juga kaget melihat kucing itu melompat. Dari kejadian itulah, maka “Virus Phobia Kucing” muncul lagi.
Apabila yang ada di dalam tong sampah itu yaitu anjing, sanggup jadi klien saya itu akan mengalami “Phobia Anjing”.

Kalau dianalogikan, bantu-membantu Hipnoterapis sama halnya dengan dokter. Pernahkah anda sakit batuk? Atau Flu?
Nah, saat anda sakit flu, anda kemudian pergi ke dokter. Oleh dokter diberi obat, kemudian sembuh.  Sekarang pertanyaannya yaitu “Apakah bila anda sudah sembuh sakit flu, anda tidak akan mungkin terkena sakit flu lagi?” Tentu tidak. Anda masih sanggup terjangkit flu lagi kan? Anda tidak akan terjangkit flu lagi apabila anda benar-benar menjaga kondisi badan anda sebaik mungkin. Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa suatu waktu, anda sanggup mengalami sakit flu lagi.
Sama halnya dengan hipnoterapi, Seseorang yang “Phobia Kucing”, sehabis diterapi, beliau sembuh dari phobia kucing. Tidak menutup kemungkinan bahwa beliau akan terjangkit Phobia Kucing tersebut apabila beliau tidak menjaga dirinya sendiri. Apabila “Phobia Kucing” itu muncul lagi pun, asal muasalnya niscaya berbeda dari “Phobia Kucing” yang pertama kali dialami.

Semoga dengan artikel ini sanggup membantu menambah pengetahuan kita dan juga meningkatkan pemahaman kita.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel